jual madu klanceng jogja

Khasiat Madu Klanceng Untuk Obag Maag

obat maag kronis

MADU LANCENG atau Madu Klanceng
JIka Dibanding harga madu lebah lain, madu lebah lanceng/klanceng harganya jauh lebih mahal. Tapi demikian, madu hasil produksi lebah yang tidak bersengat itu tetap diburu para penggemarnya. Konsumen pada umumnya meyakini bahwa kualitasnya, terutama fruktosa dan glukosanya lebih baik dibanding madu lebah lain.

Manfaat madu lanceng antara lain:
1. Mengobati maag kronis (asam lambung tinggi)
2. Mengobati stroke
3. Menguatkan fungsi jantung & ginjal
4. Memperbaiki proses metabolisme tubuh
5. Menetralkan darah rendah & tinggi
6. Mengurangi racun dalam tubuh

Lebah Klanceng ini merupakan lebah asli Asia dari genus trigona yang memiliki karakteristik spesifik, yaitu madu yang dihasilkan mempunyai rasa asam, namun tahan terhadap fermentasi.

Koloni lebah ini diketahui jarang sekali berpindah-pindah, dan harga produk madunya lebih tinggi dibandingkan madu yang dihasilkan lebah dari genus Apis Melifera.   

Pada sejumlah daerah, jenis lebah ini memiliki nama yang berbeda. Di Jawa Barat misalnya, dia disebut Lebah Teuweul; di Sumatera disebut Lebah Galo-galo; di Jawa Tengah dan Timur disebut Lebah Malam Klanceng atau Lonceng; dan di Kalimantan disebut Lebah Kelulut namanya.

Lebah klanceng atau Trigona spp merupakan jenis lebah madu yang paling banyak dipelihara secara tradisional oleh masyarakat pedesaan yang tinggal di sekitar kawasan hutan belantara. Lebah ini tidak memiliki sengat, tidak ganas, dan berfungsi sebagai penyerbuk bunga-bunga kecil. 

Sebab tidak memiliki sengat, dalam bahasa Inggris jenis lebah ini disebut Stingless Bee.

Lebah Trigona spp berwarna hitam dengan panjang tubuh 3–4 milimeter, dan rentang sayap hanya 8 milimeter.

Lebah pekerja dari jenis ini berwarna hitam dengan kepala besar dan rahang tajam, sementara lebah ratunya berwarna kecoklatan, berperut besar, berukuran 3–4 kali lebih besar dari lebah pekerja, sehingga sekilas sangat mirip dengan laron, namun bersayap pendek. 

Trigona spp termasuk salah satu serangga sosial yang hidup dengan membentuk koloni di bawah pengaturan ratu.

Secara alami, serangga jenis ini membuat sarang di lubang-lubang pohon, celah-celah dinding dan lubang bambu di dalam rumah yang agak gelap. 

Untuk keamanan, tempat keluar masuk berbentuk lubang kecil sepanjang 1 semtimeter yang diselimuti zat perekat. 

Sarangnya tersusun atas beberapa bagian untuk menyimpan madu, tepung sari, tempat bertelur dan tempat larva. Di bagian tengah terdapat karangan bola berisi telur, tempayak dan kepompong. Di bagian sudut ada bola-bola kehitaman sebagai penyimpan madu dan tepung sari.

Umumnya Lebah ‘Klanceng’ Trigona spp dipelihara secara tradisional dengan gelodok yang pembuatannya meniru rumah-rumah lebah yang biasa ditemukan di ronga-ronga batang pohon besar atau gua yang terlindung dari terik matahari dan hujan. Rumah tiruan dibuat dari batang kelapa (pucuk), kayu randu (kapuk), kayu pucung atau batang pohon lain yang berkayu lunak.

Lebah ini menghasilkan madu dan lilin yang diproduksi sangat sedikit, rasanya asam dan sering dipakai untuk obat sariawan. Sedangkan lilinnya dipakai untuk membatik. 

Madu klanceng merupakan madu yang paling istimewa di antara banyak madu lainnya, karena selain khasiatnya yang melebihi madu yang dihasilkan jenis lebah yang lain, pembudidayaannya pun masih sulit, karena harus terlebih dahulu dicari di tengah hutan belantara. Tak heran jika harga madu klanceng beberapa kali lipat dari harga madu yang lain. 

Madu klanceng tersusun dari beberapa molekul gula, mineral, vitamin, protein dan asam amino. Dalam kehidupan sehari-hari, madu ini dijadikan sebagai obat tradisional karena dapat menurunkan tekanan darah tinggi, diabetes, antikanker, mencerdaskan daya pikir dan lain sebagainya. Dengan rutin minum madu klanceng, badan sehat dan awet muda.

Madu Klanceng mengandung propolis dan bee pollen secara alami, karena sarang madu dan kantong bee pollen menyatu di satu tempat.

Dalam Propolis terkandung Resin yang didalamnya terdapat senyawa flavonoid, asam, dan ester fenol (45 – 55%); Lilin lebah dan plant origin (25 – 35 %); serta Minyak volatil (10%).

Pada Pollen terdapat protein (16 asam amino bebas > 1%), arginine danproline berjumlah 46% dari total(5%); 14 mineral mikro (Fe dan Zn yang terbanyak), keton, lacton, quinon,steroid, asam benzoat, vitamin, karbohidrat (5%).

Madu Klanceng juga mengandung vitamin yang terdiri dari Thiamin (B1), Riboflavin (B2), (B3), Asam Askorbat (C), (B5), Piridoksin (B6), Niasin, Asam Pantotenat, Biotin, Asamfolat dan vitamin K

Sementara kandungan mineralnya terdiri dari Natirum (Na), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Alumunium (A1), Besi (Fe), Fosfor dan Kalium (K), Pottassium, Sodium Klorin, Sulfur.

Enzim-enzim Utama yang terkandung dalam Madu Klanceng adalah Diatase, invertasem glukosa oksidase, fruktosa, peroksidase, lipase juga mengandung sejumlah kecil hormon, tembaga, iodium dan zinc. 

Dengan kandungan vitamin, mineral dan enzim-enzim tersebut, tidak heran jika Madu Klanceng (Madu trigona) dipercaya dapat mengatasi beragam penyakit dan dapat pula meningkatkan daya kekebalan tubuh.

Leave a Comment